Senin, 06 Agustus 2012

Mega Proyek Jangka Panjang

Di postingan kali ini saya mencoba membuat sebuah proyek trading dimana dengan modal $100 bisa menjadi $10.000 atau Rp. 100.000.000. Apakah itu bisa?..... saya jawab itu bisa asalkan kita tahu caranya dan triknya. Oke langsung saja kita mulai Mega Proyek tersebut, pertama saya membuat sebuah account dengan nilai 1 juta rupiah. Accoun pertama ini yang nantinya akan kita gunakan sebagai modal dasar. Tahap selanjutnya tradingkan acc pertama tersebut untuk memperoleh profit agar menjadi 10 juta..bagaimana caranya, ingatkan saya pernah membuat postingan tentang everigin. nah dengan main menggunakan everigin sekarang saya sudah memperolah keuntungan $50 dalam waktu 1 minggu. Walaupun agak lama tapi aman. saya menunggu mendapatkan profit $50 lagi sebelum saya Wd untuk membuat acc ke 2 yaitu sebesar $100 juga...
bersambung menunggu tercapai profit selanjutnya

Dasar Trading

..... بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

saya disini mencoba menulis mengenai dasar-dasar dari trading, sebenarnya tulisan ini awal tapi tidak apa saya buat sekarang, dan bagi master-master maafkan kalau newbie dalam menulis ada kekeliruan atau kesalahan karena newbie adalah manusia biasa, harap para master atau senior untuk membetulkan jika ada suatu kesalahan dalam penulisan ini. Dasar trading ini saya dapatkan dari blog belajarforex dan saya ringkas sehingga saya masukkan disini.

okelah kalau begitu kita mulai dari pertama...tapi mulai dari mana ya 

di pembahasan kita kali ini bagaimana kalau pembahasan ini kita namakan kelas belajar forex. di kelas forex ini rencana saya bagi menjadi 4 season atau empat kelas, jadi mulai bertahap. 

Tidak ada seorang pun yang dilahirkan ke dunia ini dengan memiliki kemampuan investasi didalam dirinya. Semua kemampuan untuk berinvestasi dengan lahir dari proses belajar secara konsisten dan terarah. Keuntungan tidak pernah jatuh dengan sendirinya dari langit.
Sebagian orang membuka sebuah real account tanpa waktu berlatih yang cukup hanya karena mereka membuat beberapa kali keuntungan dalam demo account mereka! Kita akan pelajari nanti apa itu demo account dan mengapa penting. Yang jelas, membuka real account tanpa berlatih dengan baik sama saja berperang tanpa membawa senjata. Bunuh diri.

Untuk itu, Belajar Forex memahami perlunya sebuah modul edukasi yang tepat guna dan terarah bagi semua pemula dalam mempelajari forex trading. Dengan demikian diharapkan para pemula forex tidak lagi kebingungan dan bertanya: “dari mana Saya harus memulai pelajaran forex Saya?”

Ya tentu saja tempat terbaik untuk Anda belajar adalah di sekolah. Kita menghabiskan hampir 1/3 masa hidup kita dengan bersekolah. Nah, kalau ada sekolah untuk dokter, insinyur, arsitek, dan banyak lagi. Kalau begitu sekolah yang tepat bagi Anda dan Saya untuk belajar forex trading ya Sekolah Forex. Sekolah ini belum ada namanya. Masih generik. Jadi kita sebut saja ini Sekolah Belajar Forex. Didirikan secara online oleh Yayasan (yang juga online) BelajarForex.com. Ha..ha..ha.. Sejauh ini Belajar Forex itu bukan yayasan kok. Kami hanya website. Tetapi Kami percaya, melalui sebuah website Kami dapat membantu banyak orang dalam bertrading. Tentunya website yang dapat dipercaya dan serius terhadap kemajuan trading forex Anda.



Ok, cukup sudah berbangga dirinya. Mengenai biaya, kabar baiknya Sekolah Forex Kami tidak dikenakan biaya sama sekali alias gratis. Katakanlah ini adalah sekolah khusus inpres desa tertinggal alias IDT, hihihi. Tidak belasan juta, puluhan juta, ratusan ribu, atau puluhan ribu. GRATIS!!

Anda juga tidak diwajibkan membeli apa pun dari Belajar Forex. Semuanya benar-benar gratis. Ya tentu saja Kami sangat mempersilakan jikalau Anda hendak membeli produk-produk Belajar Forex atau membuka real account bersama Belajar Forex. Belajar Forex menjamin uang yang Anda keluarkan tidak akan keluar dengan percuma.
Setiap modul dirancang untuk membuat orang awam mengerti konsep trading. Dimulai dari gambaran makro investasi forex sampai ke detail terkecil sekalipun. Memasuki tingkatan yang lebih tinggi, Anda akan diberikan pengetahuan yang lebih mendalam lagi mengenai psikologi forex dan money management.

Jangan putuskan sekolah forex Anda ditengah jalan! Ikuti terus berdasarkan urutannya, jangan melompat-lompat dan tetap konsisten mempelajarinya. Setiap kelas memang harus dilalui walau kadang membosankan. 



Di tingkat pertama dinamakan Sitting Duck Class. Disini Anda akan belajar dasar-dasar investasi umum dan sedikit pengertian forex. Kelas ini ditujukan bagi Anda yang memang masih sangat awam dalam dunia investasi.


Mengenai mengapa Kami namakan “Sitting Duck” (Bahasa Indonesianya: Sasaran Empuk), itu karena para newbie ini masih digolongkan investor pemula yang dapat menjadi sasaran empuk berbagai jenis penipuan serta volatilitas pasar. Pasar forex belum cocok bagi para “sitting duck”. Mereka adalah golongan orang yang melihat dunia investasi melulu mengenai profit tanpa mengetahui mereka sedang ada di daerah yang berbahaya dan ada ’pemangsa yang mengintai’. Bahaya yang berupa resiko market dan kenyataan bahwa dunia investasi tentu saja sama dengan dunia bisnis lainnya yaitu didalamnya ada orang baik dan orang jahat yang mencari calon mangsa.


1.      STRUKTUR INVESTASI
Secara sederhana, investasi dilihat dari wilayah atau obyek investasinya dibagi menjadi dua yaitu sektor riil dan sektor finansial. Kedua sektor ini telah lama digeluti meski tentu saja sektor riil pada awalnya merupakan perintis mula-mula dunia investasi. Nah bagaimana bagan investasi yang terjadi secara keseluruhan?
Perhatikan skema gambar dibawah ini:




Pada era tahun 70 hingga akhir 90 an, mereka yang awam lebih terbiasa dengan investasi sektor riil seperti sektor properti dan perkebunan. Namun setelah masa krisis moneter menimpa negara kita, para investor mulai mencari jenis investasi dengan return yang besar dalam tempo yang singkat dan disinilah trend investasi sektor finansial mulai booming.
Investasi sektor riil (properti misalnya) umumnya membutuhkan modal yang besar dan memakan waktu yang relatif lama untuk berkembang karena besarnya modal maka likuiditasnya tidak secepat sektor finansial.
Ambillah contoh bila kita membeli sebuah rumah untuk investasi. Kelebihannya nilainya biasanya tidak pernah menurun dan selalu meningkat. Namun dilain sisi, setelah beberapa tahun, Anda hendak mencairkan investasi Anda, maka Anda harus mencari seseorang yang memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah Anda yang nilainya mungkin sudah naik 
puluhan hingga ratusan persen. Mencari pembeli yang seperti ini tidaklah mudah, disinilah masalah likuiditas terjadi.

Lain halnya dengan sektor finansial. Investasi pada sektor ini memiliki kecenderungan lebih likuid dan return yang relatif lebih besar, sebanding dengan resikonya. Kelebihan lainnya adalah banyaknya produk investasi yang ditawarkan pada sektor ini.

Lalu dimana posisi Forex Trading? Dia ada di dalam golongan Pasar Uang & Bursa Komoditi Berjangka. Forex trading merupakan investasi pada sektor finansial yang tergolong paling high risk-high return investment. Artinya, peluang untuk memperoleh keuntungan sangat besar bahkan dapat mencapai ratusan persen perbulan namun diimbangi dengan kemungkinan kerugian yang besar apabila tidak dikelola dengan baik.
Perlu Anda pahami konsep high risk-high return disini. Pada dasarnya, semua jenis investasi memiliki kemungkinan merugi. Besarnya potensi kerugian akan sebanding dengan besarnya potensi keuntungan yang dapat kita peroleh disini. Semakin besar potensi keuntungan yang dapat diperoleh disini, maka semakin besar juga potensi kerugian yang dapat timbul dan sebaliknya.




Jika Anda tergolong sebagai safe investor yang tidak menyukai resiko atau ‘guncangan-guncangan’ dalam portfolio investasi Anda, maka nampaknya forex trading bukan jenis investasi yang cocok bagi Anda. Hal ini disebabkan karena forex trading merupakan investasi yang memiliki pergerakan sangat cepat dalam likuiditas maupun dalam pergerakan harga. Secara logika, forex trading dapat saja membawa Anda memperoleh keuntungan sebesar puluhan sampai ratusan persen dalam satu harinya namun juga dapat membawa Anda kehilangan jumlah yang sama.

Jika Anda seorang risk taker, maka forex trading adalah jenis investasi yang cocok dengan Anda, dalam arti untuk memperoleh keuntungan besar, maka ia pun siap menanggung potensi kerugian yang sama besarnya.
Lalu adakah cara meminimalisasi potensi kerugian yang ada? Tentu saja ada! Risk management dan kemampuan analisa Anda adalah kuncinya disini. Semakin baik Anda dalam menjalankan risk management dan menganalisa pergerakan harga pasar, maka semakin kecil potensi loss yang dapat terjadi. Semuanya berbanding lurus.

Bersambung dulu gan istirahat capek .....

Jumat, 03 Agustus 2012

Triangle

Mengenal Pola Triangle untuk mencari harga breakout

Kita tau dalam gerakan chart ada istilah triangle. jadi pola chart akan membentuk pola segitiga, macam pola triangle itu sendiri ada dua yaitu descending dan ascending. Apa itu descending dan apa    itu ascending.......saya juga lupa...hehe. mari kita belajar bersama mengenai pola tersebut, karena pola tersebut sangat membantu dalam menentukan keputusan kita untuk open dan sebagai bonusnya saya juga akan mamberikan indicator gratis untuk melihat pola ascending/descending.

Dengan Triangle, trader memiliki kesempatan untuk menemukan trend terkuat dari memanfaatkan daerah support atau resistent. sebenarnya pola ascending ataupun descending sama saja cuma yang membedakan adalah naik atau turunnya pola tersebut dan ini contoh untuk pola ascending


ketika chandle membentuk pola seperti diatas maka kita bisa menentukan dimana titik breakout. dengan melihat pola tersebut kita tahu kapan waktunya untuk open market. kalau kita amati gambar diatas kita bisa melakukan buy setelah harge tersebut melewati garis triangle itu dinamakan pola triangle ascending, untuk descending pun sama hanya bedanya kalau descending harga akan break ke bawah.

Pada gambar di atas kita menghubungkan 3 titik puncak (P1, P2, P3) dengan garis yang nantinya berfungsi sebagai resistance. Sedangkan garis yang menghubungkan lembah L1, L2 dan L3 berfungsi sebagai supprot.
Sebenarnya istilah symmetrical atau simetris di sini tidak selalu berarti sama persis. Suatu triangle bisa dianggap symmetrical jika kemiringan kedua garis yang menuju apex berlawanan. Apek itu sendiri merupakan titik pertemuan dari kedua garis yang kita tarik. Bentuk pola ini mirim segitiga sama kaki yang rebah.
Hal yang tidak boleh dilupakan adalah tembusnya level support atau resistance dalam triangle tidak boleh terlalu dekat dengan apex. Jarak idealnya adalah dua pertiga atau tiga perempat dari jarak base ke apex. Jika lebih, maka triangle itu sudah tidak valid lagi.
Triangle juga dikatakan tak lagi valid jika ternyata harga bergerak kembali ke atas atau ke bawah setelah menembus support atau resistance. Contohnya seperti gambar berikut:

Nah itu adalah sedikit mengenai pola triangle, silahkan ber experiment sendiri, berlatih dan berlatih, ingat chart tidak bisa ditundukkan tapi chart bisa diikuti, jangan pernah menantang arus tapi ikuti kemana arah arus....oh ya seperti janji saya tadi diatas ini saya share indicator ascendeng 


Selasa, 24 Juli 2012

Custom Indikator

Sebenarnya apa itu Indikator, muncul dalam benak saya waktu pertama kali saya belajar trading, fungsi indikator itu apa, dan semakin banyak indikator yang kita gunakan apakah trading kita akan profit. itulah segelintir pertanyaan yang muncul dipikiran saya. baiklah kita mulai belajar bersama mengenai indikator dan menjawab semua pertanyaan tadi. indikator bisa kita ibaratkan petunjuk, misalkan kita melakukan perjalanan ke suatu kota dan kita belum pernah ketempat tersebut maka kita akan sangat membutuhkan petunjuk arah supaya kita tidak tersesat. kita tahu petunjuk arah bermacam-macam mulai dari kompas, rambu-rambu, plang jalan, nama jalan, tanya orang itu semua bisa diibaratkan indikator atau petunjuk arah, sedangkan fungsi dari indikator trading adalah untuk mengetahui petunjuk arah market mau kemana. Mau naik (bulish) atau turun (bearish). kemana harga akan bergerak dan sampai di angka berapa harga akan bergerak itu lah fungsi dari indikator. indikator sebenarnya digolongkan menjadi dua yaitu indikator repaint dan non repaint.

pernahkah anda menggunakan suatu indikator yang memunculkan sinyal buy atau sell, ketika indikator tersebut muncul kemudian anda order/open sesuai dengan petunjuk indikator, tiba-tiba indikator tersebut menghilang atau tidak jadi nah inilah yang disebut indikator repaint atau plin plan. kita ambil contoh indikator zigzag bawaan MT4 disitu sering kita jumpai ketika zigzag sudah diatas seharusnya kita sell tapi ternyata harga naik lagi maka zig zag akan ikut naik dan sell kita gagal. karena koncep dari indikator adalah mengikuti harga bukan harga yang mengikuti indikator. indikator ini sering disebut dengan istilah lagging indikator.

sekarang kita berbicara mengenai indikator non repaint atau disebut juga leading indikator. ( waduh jadi pusing nich mau make indikator yang mana hehehe) jadi dia akan muncul lama tapi tapi ketika dia muncul harga udah mau berbalik arah. jadi kesimpulannya indikator hanyalah merupakan alat bantu saja, semua keputusan andalah yang membuat.

jadi apabila kita menggunakan suatu indikator, dan indikator tersebut sudah mengatakan untuk buy atau sell sebaiknya kita menunggu untuk masuk pasar, kita menunggu konfirmasi dari closing chandle tersebut. sebab chandle adalah indikator utama para pelaku pasar dan tidak mungkin berbohong. untuk pembahasan mengenai chandlestik nanti akan kita bicarakan bersama. semoga artikel sedikit ini bisa berguna untuk menambah wawasan trading anda.

Minggu, 22 Juli 2012

Strategi Pertama Averaging

Strategi ini sebenarnya untuk melepaskan diri dari keaadan terkena floating dalam Trading Forex. saya biasa menggunakan strategi ini dan hasilnya sangat luar biasa. dan seperti biasa saya bermain menggunakan pair GBPUSD. nanti akan saya share juga hasil trading nya. dengan strategi ini apapun open kita pasti bisa profit. tapi dengan syarat untuk open pertama jangan menggunakan lot yang besar sebab setelah ini kita akan melakukan open yang sama dengan menggunakan lot dua kali lipatnya dari open pertama. dimisalkan kita melakukan BUY di GBPUSD dengan menggunakan saiz atau lot kecil 0.1 diharga 1.5600. karena kita open BUY maka kita menghendaki harga naik. ternyata harga berbalik dengan open kita, harga turun/down akhirnya BUY kita jadi minus, tapi anda jangan panik dan khawatir karena disini strategi averaging sangat membantu dalam melepaskan diri dari floating minus anda. semisal harga turun dan minus anda menjadi -70 point silahkan anda melakukan BUY ke dua dengan menggunakan lot 2 x dari open pertama yaitu sebesar 0.2 dan seandainya harga masih turun lagi open ke 2 anda -70 silahkan open BUY lagi sebesar 2x open ke 2 yaitu sebesar 0.4 . Dengan cara itu maka ketika open BUY anda yang ke 3 profit sampai menjemput harga open ke 2 maka anda sudah untung dan silahkan close ke 3 posisi transaksi anda meskipun open 1 masih minus.

open pertama 0.1 =      -140 point
open kedua    0.2 =            0 point
open ketiga    0.4 =      +280 point
anda masih untung 140 point
dan jarak minimal open pertama ke open ke dua paling aman adalah 70 point. dan apabila transaksi averaging anda lebih dari 4 hari segeralah closing posisi anda.
silahkan anda coba dan praktekkan di acc demo terlebih dahulu apabila anda sudah mahir dan bisa menguasai silahkan praktekkan di acc real anda

contoh kasus
open BUY GBPUSD diharga 1.5600 harga turun ke 1.5530 silahkan anda open buy lagi menggunakan lot 2 kalinya dari open pertama. setelah anda open ternyata harga masih turun lagi ke 1.5460 silahakan anda open kembali menggunakan lot 2 kalinya open ke dua. setelah anda open ternyata harga berbalik naik ke 1.5530 maka open anda yang ke 3 sudah profit, silahkan close semua transaksi anda.

ini contoh average yang saya lakukan


klik gambar untuk memperbesar


next article membahas indicator repaint dan non repaint